You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hutan Kota dipadati pengunjung
photo Doc - Beritajakarta.id

Hutan Kota Srengseng Dibanjiri Pengunjung

Momen libur lebaran ternyata juga membuat kawasan Hutan Kota Srengseng (HKS) di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat dipadati pengunjung. Hutan kota seluas 15 hektare ini selalu dipenuhi pengunjung sejak hari pertama lebaran lalu.

Pekerjaan saya cuma buruh. Kalau ngajak istri dan anak liburan ke Taman Mini, Ancol atau Ragunan saya nggak punya duit

Para pengunjung HKS cukup terhibur dengan berbagai fasilitas yang ada di hutan kota itu seperti adanya fasilitas bermain anak serta danau yang menambah asri hutan kota tersebut.

Bambang (40), salah satu pengunjung HKS mengaku sengaja datang ke HKS dengan mengajak istri serta dua anaknya karena ingin berlibur dengan biaya murah dan menghirup udara segar di ibu kota. "Pekerjaan saya cuma buruh. Kalau ngajak istri dan anak liburan ke Taman Mini, Ancol atau Ragunan saya nggak punya duit. Jadi lebih baik ke sini (HKS) karena tiket masuknya sangat murah," ujar Bambang, yang tinggal di Keluraha Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jumat (1/8).

Setu Babakan Diserbu Wisatawan

Dikatakan Bambang, untuk tiket masuk HKS, dirinya hanya membayar tiket Rp 1.000 per orang serta Rp 2.000 untuk biaya parkir motor. "Ditambah jajan anak-anak dan istri paling habis Rp 150 ribu. Kalau ke Ancol atau ke Ragunan mungkin bisa habis Rp 500 ribu. Padahal di sini (HKS) juga enak dan nyaman karena banyak pepohonan rindang," katanya.

Setiawan (30), petugas yang berjaga di pintu masuk HKS menuturkan, sejak H+3 lebaran kawasan HKS mulai ramai pengunjung. Dari pagi hingga sore rata-rata didatangi 300 orang lebih per harinya.

Ditambahkan Setiawan, pihaknya memprediksi pengunjung HKS masih akan ramai hingga Minggu (3/8) yang merupakan hari terakhir libur lebaran 1435 Hijriah. "Kalau hari biasa pengunjung Hutan Kota Srengseng nggak sampai 100 orang. Tapi saat libur lebaran ini bisa dikunjungi 300-500 orang," ucapnya.

Menurutnya, kawasan HKS merupakan tempat wisata alternatif bagi warga yang berasal dari kalangan ekonomi lemah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3259 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2883 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1630 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1451 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1254 personFolmer